MGPSSR Klungkung Gelar Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya Massal

Ngajum KajangDalam rangka memfasilitasi umat Hindu dalam melaksanakan yadnya yang satwika, MGPSSR Klungkung kembali akan mengadakan Pitra Yadnya & Manusa Yadnya Massal yang terbuka untuk umum dan tidak disertai kewajiban ngayah/pepeson.

Pitra Yadnya yang kedua kalinya ini akan diadakan di Tegal Linggah, Semarapura Kangin, 19 – 26 Agustus 2016 dengan jadual sebagai berikut :

  • Ngaben :  21 Agustus 2016
  • Ngeroras & Manusa Yadnya : 22 Agustus 2016
  • Nuntun : 23 Agustus 2016
  • Tirta Yatra : 24 – 26 Agustus 2016

Pasek ?? Apaan Sih ??

foto 1Ketika MGPSSR telah mulai mengembangkan sayap untuk merangkul semeton agar bisa “sadar diri”, namun masih banyak di antara semeton Pasek sendiri yang justru belum bergeming. Kegundahan ini diungkap secara lugas oleh Bli Tut Sumarya dalam tulisan berikut :

Pasek sering dikatagorikan hanya sebagai pelengkap. Bahkan ada yang sampai menganggapnya hanya pelengkap penderita. Hal itu antara lain sebagai akibat pasca penguasaan Bali oleh Majapahit, di jaman baheula dulu, mereka lebih suka di posisi jaba. Mayoritas dari mereka tetap melaksanakan bela negara namun tidak doyan kekuasaan. Sebagian besar keseharian mereka digunakan hanya untuk memelihara tri mandala peninggalan para pendahulunya yang warga wed Bali.

Pesamuan I MGPSSR Klungkung Dibuka Bupati Klungkung

pesamuan1Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka secara resmi Pesamuan I Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Klungkung Minggu (17/4/2016) bertempat di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati yang didampingi Ida Dalem Smaraputra, Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja dan Ketua MGPSSR Kabupaten Klungkung I Wayan Sudiarsa. Acara Pesamuan I ini dihadiri oleh Ida Pandita Mpu, Pinandita dan para Klian Dadia/Panti/Paibon Pasek sekabupaten Klungkung yang berlangsung dari pukul 12.00 – 15.00 WITA.

Rangkaian Yadnya Kolektif Pengujung Tahun 2015 Berakhir

metatah_tusanTiga yadnya kolektif yang digelar MGPSSR Klungkung di pengujung tahun 2015 berakhir Minggu, 27 Desember 2015 kemarin, yakni dengan usainya Manusa Yadnya Kolektif yang diselenggarakan di Geria Agung Gelgel Winangun, desa Tusan. Manusa Yadnya Kolektif yang terdiri atas metatah, menek deha/teruna dan mapetik rambut ini sekaligus mengakhiri kinerja panitia pelaksana yang diketuai oleh Mangku Komang Sumerdana.

Yadnya Massal MGPSSR Klungkung di Ujung Tahun 2015

yadnya massal 2015Di pengujung tahun 2015, MGPSSR Klungkung kembali menggelar Yadnya Massal sebagai berikut :

1. BAYUH SAPUH LEGER
Dilaksanakan pada saat Tumpek Wayang, 7 Nopember 2015 bertempat di Geria Giri Kusuma, Pangi, desa Pikat, kecamatan Dawan. Biaya hanya Rp. 500.000,- per orang

2. BARUNA PRETISTA
Dilaksanakan saat Hari Raya Banyupinaruh, 29 Nopember 2015 bertempat di Pantai Goa Lawah, desa Pesinggahan, Dawan. Peserta diharapkan membawa pejati dan punia sakesidan.

Filosofi Tumpek Uye

tumpek uyeSaniscara Kliwon wuku Uye dirayakan sebagai Tumpek Uye atau sering juga disebut Tumpek Kandang. Untuk memahami filosofi dari rahinan ini, menarik untuk dibaca kajian dari Jro Gede Putra Bhaskara berikut……
Sejak jaman dahulu para leluhur kita sudah dekat dengan alam, beliau telah mewarisi kearipan lokal Bali yaitu “Tri Hita Karana” khususnya hubungan manusia dengan alam termasuk hewan yang ada di muka bumi ini.Leluhur kita telah memanfaatkan hewan peliharaannya sebagai sumber daya ; seperti sapi yang membantu membajak sawah, kuda sebagai alat transportasi untuk bepergian, tetapi saat ini sudah digantikan dengan traktor dan kendaraan lain motor dan mobil. Disamping itu ada juga hewan rumahan seperti anjing sebagai penjaga rumah dan kucing sebagai penghalau tikus di dapur dan dilumbung.

Gubernur Bali Mangku Pastika Imbau Warga Pasek Jengah dan Bersatu

Gubernur-Bali-Made-Mangku-Pastika-saat-melaksanakan-persembahyangan-bersama-warga-PasekSEKITAR 70 % sampai dengan 75 % dari keseluruhan jumlah penduduk miskin di Bali didominasi oleh warga Pasek. Kondisi ini seharusnya membuat warga Pasek jengah jika tidak mau disebut mayoritas warganya adalah warga kurang mampu. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat melaksanakan persembahyangan bersama warga Pasek serangkaian upacara Padudusan Agung di Pura Lempuyang Madya, Karangasem, Rabu (30/9).

Manusa Yadnya Kolektif di Geria Tegal Harum Kekeran,Payungan

20150916_060858Dini hari tanggal 16 September 2015, Geria Tegal Harum Kekeran yang terletak di dusun Payungan, desa Selat, kecamatan Klungkung, kabupaten Klungkung telah ramai dipadati semeton  Hindu yang akan mengikuti Manusa Yadnya Kolektif. Pada hari itu, Gera dari IPM Eka Dhaksa Kerthi memang menggelar yadnya kolektif bekerja sama dengan MGPSSR Klungkung. Pelaksanaan yadnya kolektif ini bertujuan untuk membantu semeton Hindu, termasuk juga semeton Pasek untuk dapat melaksanakan Manusa Yadnya.

Pengurus MGPSSR Desa Adat Kemoning Dikukuhkan

20150808_110427Untuk melaksanakan visi “Eling ring Bhisama, Bhakti ring Kawitan dan Guyub ring Semeton” pengurus MGPSSR perlu dibentuk hingga tingkat desa. Hal inilah yang telah diupayakan di desa adat Kemong, kelurahan Semarapura Klod, kabupaten Klungkung. Dengan dimotori Jro Mangku Gde Suastha, akhirnya dapat dibentuk pengurus MGPSSR di desa adat ini dan dikukuhkan serta dilantik oleh Ketua MGPSSR Klungkung pada tanggal 8 Agustus 2015 bertempat di Pura Dadia Batur Pasek Gelgel di Kemoning.

Paruman Pembentukan MGPSSR Kecamatan Klungkung

parum_kec_klkPeningkatan kualitas ayah-ayah terhadap Ida Bethara Kawitan serta semeton Pasek, memerlukan kehadiran organisasi yang solid. Penguatan organisasi di tingkat kecamatan sangat perlu dilakukan sebagai kepanjangan tangan MGPSSR Pusat, Provinsi dan Kabupaten. Oleh karena itu, kepengurusan di tingkat kecamatan Klungkung yang selama ini lowong, menjadi perhatian serius MGPSSR Kabupaten Klungkung untuk penataaannya. Upaya-upaya ini telah dimulai pada bulan Juli 2014, ketika MGPSSR Kabupaten Klungkung menggelar Upacara Sawa dan Atma Wedana Massal. Namun upaya ini belum berhasil karena kehadiran dari semeton pengurus Dadia/Panti/Paibon sekecamatan Klungkung belum kuorum.